Di kota pesisir Kencana, awal musim semi selalu membawa fenomena ganjil: sebuah pusaran air yang muncul mendadak lalu menghilang tanpa jejak. Remi, siswa fotografi yang baru kembali setelah setahun pergi, mendapati warga kota dibayangi mimpi yang sama tentang taman sakura yang tidak pernah ada. Ketika sahabatnya, Lila, menghilang usai Festival Ekuinoks, Remi bertemu Arka, penjaga mercusuar yang peka terhadap arus mimpi. Mereka menyadari bahwa pusaran itu bukan sekadar gejala alam melainkan gerbang menuju lamunan kolektif yang menyimpan kenangan yang ditinggalkan. Masuk ke dunia mimpi, Remi dan Arka menelusuri loop waktu yang terbentuk dari penyesalan warga, dari kapal feri yang karam bertahun silam sampai janji-janji yang tidak pernah ditepati. Sementara itu, instalasi seni milik Mira, kurator festival, tanpa sengaja memperkuat pusaran dengan merangkai benda-benda temuan yang terikat pada emosi para pengunjung. Untuk menyelamatkan Lila dan menutup celah antara mimpi dan nyata, Remi harus melepaskan kenangan yang selama ini ia peluk erat. Ketika laut akhirnya tenang, musim semi tetap datang, namun kali ini membawa ruang baru untuk bertumbuh, bukan untuk terjebak.