Rin, siswi yang tumbuh besar dengan ramalan dan tes kecocokan, selalu percaya kalau hidupnya akan diatur oleh “takdir.” Di tahun ajaran baru, sekolahnya heboh dengan aplikasi ramalan yang mengurutkan pasangan paling cocok di tiap kelas. Hasilnya bikin kaget: Rin dipasangkan nol persen dengan Kaito, ketua kelas yang sinis pada konsep jodoh. Meski begitu, mereka justru dipaksa kerja bareng untuk proyek festival budaya, dan setiap pertemuan mematahkan satu per satu “kepastian” yang selama ini Rin pegang. Saat proyek makin besar, tekanan dari teman, ekspektasi keluarga, dan godaan untuk mengikuti hasil ramalan bikin semuanya runyam. Di momen krusial, Rin sadar kalau keputusan yang benar bukan datang dari bintang, tapi dari dirinya sendiri. Kaito, yang selama ini anti-takdir, membantu Rin melihat bahwa “nasib” cuma jadi alasan saat kita takut salah. Puncaknya, mereka menantang sistem ramalan di depan seluruh sekolah dan memilih berjalan bersama berdasarkan pilihan, bukan prediksi.