Di hari pertama masuk sekolah, Yaeno Haruka mendapati ada tujuh siswi lain yang punya nama persis sama dengannya. Jadinya, homeroom kacau, sistem absen kebingungan, dan seluruh kelas heboh. Delapan Haruka ini sama namanya, tapi karakternya 180 derajat beda: ada yang atlet, kutu buku, seniman, idol lokal, ketua OSIS, gamer kompetitif, kelas komedi, sampai yang kalem tapi tajam. Mereka akhirnya bikin kesepakatan sederhana agar hidup tetap jalan, meski tiap hari selalu ada momen salah paham yang bikin ngakak sekaligus hangat. Di balik kekonyolan, mulai muncul pertanyaan serius: kenapa bisa ada delapan Yaeno Haruka sekaligus di angkatan yang sama. Rumor pun beredar, dari teori multisemesta sampai kesalahan administratif ekstrem. Sambil menghadapi tugas, festival sekolah, dan drama pertemanan, kedelapan Haruka bekerja sama menelusuri asal usul kebetulan ini. Mereka belajar bahwa nama yang sama tidak pernah membatasi identitas, dan memilih menjadikan keunikan mereka sebagai kekuatan bersama.