Kei, siswi SMA yang lowkey lelah dengan rutinitas, terjebak dalam kekacauan saat makhluk bayangan meneror kotanya. Ia ditawari kontrak menjadi gadis magis, tetapi twist-nya: sumber kekuatannya berasal dari memangsa monster yang ia buru. Setiap core yang ia telan mem-boost kemampuan sekaligus meninggalkan jejak pada tubuh dan pikirannya. Di antara serbuan makhluk antardimensi dan kota yang makin retak, Kei menemukan ritme sebagai pemburu yang efisien, walau haus kekuatan itu makin sulit dikendalikan. Semakin dalam, ia mendapati klausul tersembunyi dalam kontraknya dan organisasi yang memantaunya tidak sepenuhnya transparan. Kei bertemu Aoi, gadis magis idealis yang memandang kekuatan sebagai amanah, bukan alat konsumsi. Rivalitas mereka berubah jadi pertanyaan moral tentang apa artinya tetap manusia saat insting predator mengambil alih. Ketika terkuak bahwa “ekologi” makhluk bayangan sengaja dimanipulasi, Kei harus memilih: putus kontrak dan kehilangan dirinya, atau membalikkan permainan dengan memangsa dalang yang memperlakukannya sebagai pion.