Semua orang di sekolah mengidolakan gadis cantik yang tinggal tepat di sebelah rumah sang tokoh utama. Wajahnya dingin, prestasinya stabil, dan auranya selalu rapi. Namun suatu kejadian kecil membuat sang tetangga ideal itu membuka sisi rahasianya di depan sang protagonis: di balik ekspresi flat, kepalanya penuh imajinasi pink tentang romansa yang terlalu maju beberapa langkah. Hanya dia yang tahu fakta ini, dan mendadak hidup harian jadi campuran tegang, lucu, dan bikin deg-degan. Sejak itu, keduanya membangun keseharian yang aneh tapi manis. Untuk menjaga image sang gadis tetap cool, mereka membuat “perjanjian tetangga” yang berisi aturan kocak, kode rahasia, dan batasan biar fantasi tidak kebablasan. Dari bel belanja bareng sampai festival sekolah, setiap momen jadi ujian apakah mereka bisa mengontrol gap antara persona publik dan hati sebenarnya, atau justru terseret arus perasaan yang makin nyata.