Di sebuah kelas SMA, rumor tentang siswi kalem yang jago teknik sugesti mulai ramai. Seorang cowok biasa mendadak merasa perilakunya berubah tanpa sadar. Ia sering mengikuti saran gadis itu, melakukan hal-hal yang tidak biasa, dan kemudian tidak ingat alasan di balik tindakannya. Kecurigaan berkembang jadi keresahan, apalagi setiap tatapan dan kata-kata gadis itu terasa seperti pemicu halus yang membuatnya patuh. Untuk mencari jawaban, ia menyusun eksperimen bareng sahabatnya: uji realitas, catatan kebiasaan, sampai kata sandi untuk mengecek apakah sugesti benar-benar bekerja. Saat titik temu tercapai, percakapan jujur dengan si gadis memecahkan sebagian misteri dan mengangkat isu penting soal kehendak bebas, persetujuan, serta betapa kuatnya sugesti sosial. Akhirnya, ia harus memutuskan sendiri apakah ia benar-benar dihipnotis, atau hanya terseret ekspektasi dan ketakutannya.